<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blogFanz &#187; teman dekat</title>
	<atom:link href="http://fanz.web.id/tag/teman-dekat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fanz.web.id</link>
	<description>tak sekedar catatan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 13:41:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Makhluk manis di friendster</title>
		<link>http://fanz.web.id/2009/08/29/makhluk-manis-di-friendster/</link>
		<comments>http://fanz.web.id/2009/08/29/makhluk-manis-di-friendster/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 03:16:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fanz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sedikit Puitis]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cewek friendster]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[teman dekat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fanz.web.id/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[Warning! ini cuma tulisan gue yang kurang kerjaan. Kalo ada kisah yang mirip bukan gue mirip miripin kok. Kalo elo ngerasa endingnya garing emank gue bikin garing kok. Okeh selamat menikmati Hari itu satu tahun yang lalu. Ketika aku ga ada kerjaan ngelihatin friendlist temen temen. Ga sengaja mata ku tertuju pada satu foto. Makhluk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warning! ini cuma tulisan gue yang kurang kerjaan. Kalo ada kisah yang mirip bukan gue mirip miripin kok. Kalo elo ngerasa endingnya garing emank gue bikin garing kok. Okeh selamat menikmati <img src='http://fanz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hari itu satu tahun yang lalu. Ketika aku ga ada kerjaan ngelihatin friendlist temen temen. Ga sengaja mata ku tertuju pada satu foto. Makhluk dalam foto itu sangat menyita perhatianku. Hingga ku putuskan untuk menjadikannya teman friendsterku.</p>
<p>Ternyata ajakan ku untuk menjadikannya teman di terimanya. Dan kami pun mulai saling bertukar testimonial. Ternyata makhluk manis itu masih duduk di bangku smp swasta di daerahku. Aneh, pertamakali ku melihat fotonya aku pikir dia adalah siswi smu. Mungkin sekarang pertumbuhan anak anak cepat ya.<br />
<span id="more-237"></span><br />
Hari hari berikutnya kami semakin akrab. Walau tidak pernah bertemu secara nyata. Namun testimonialnya selalu ada di friendster ku. Dan mulai lah kami saling tukar id messenger kami. Setelah salah kasih id messenger komunikasi ku dengan makhluk manis itu semakin sering. Entah kenapa ada perasaan aneh yang bikin aku selalu ingin chatting dengan makhluk manis itu.</p>
<p>Sebenarnya sudah lama aku ingin meminta nomer hape si makhluk manis. Namun aku terlalu takut untuk melakukannya. Sehingga aku Cuma hanya bisa menahan diri untuk sekedar menanyakan nomer hape nya. Namun ternyata Tuhan mengetahui apa yang aku inginkan.</p>
<p>Hingga suatu ketika si makhluk manis meminta nomer hape ku. Tak terbayang rasa senang di hatiku kala itu. Akhirnya kita saling bertukar nomer hape. Dan komunikasi pun semakin sering. Bulan pun terus berlalu hingga aku memberanikan diri untuk mengajak makhluk manis itu bertemu. Si makhluk manis pun menyetujui. Pulang sekolah, di tempat kerjaku. Hatiku tak tenang memikirkannya. Bertemu dengan makhluk manis yang selalu menemani hari ku namun tak pernah ku temui. Dan saat itu pun tiba.</p>
<p>Si makhluk manis menyatroni tempat kerjaku. Karena gugupnya aku sampai bingung mau bilang apa pada waktu itu. Kemudian ku ajak dia duduk tapi karena dia ada urusan dia pun pamit kepadaku. Sebuah pertemuan yang singkat. Malamnya dia sms aku. Dia meledek kegugupan ku saat bertemu dengan nya.</p>
<p>sejak saat itu si makhluk manis makin sering menemuiku. Kami makin dekat, tapi tidak pacaran. Hanya percikan percikan rasa yang timbul di dalam dada. Namun perasaan itu tidak bisa di tutupi. Karena aku gengsi-an aku selalu menahan nahan rasa itu.</p>
<p>Hingga tenggah malam waktu itu. Dia menelpon ku, membangungkan tidur lelapku. Dan dia bilang kalo selama ini dia sayang aku sambil menangis. Aku bingung malam itu, aku tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan itu dan akhirnya ku akui juga bahwa aku juga sayang dirinya. Anehnya kita tidak pernah berkomitmen kalau kita sedang menjalani suatu hubungan yang di sebut pacaran. Kita Cuma mengakui kalau kita saling sayang.</p>
<p>Beberapa bulan kemudain dia iba tiba dia menghilang. Aku sudah coba cek friendster nya tapi friendsternya seperti sudah lama tidak di buka. Memang akhir akhir itu aku terlalu cuek terhadapnya. Kesibukan kerja lah yang membuat aku agak melupakannya. Hingga saat ini aku masih mencari nya, terus mencari. Dan tulisan ini pun GARING! <img src='http://fanz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter" title="Advertise with my Blog" src="http://linkfromblog.com/img.001.000698.gif" alt="" width="1" height="1" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fanz.web.id/2009/08/29/makhluk-manis-di-friendster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

