Surat ini kutuliskan untuk dirimu wahai para wanita tangguh. Wanita yang selalu menjaga hijabnya. Wanita perindu surga nan abadi. Wanita yang sadar akan betapa berharganya dirinya dan mampu menjaganya. Wanita yang selalu menjaga hatinya dari cinta semu yang tak hakiki.
Untukmu ukhti Fillah. Tetapkan hatimu. Istiqamah lah dengan hijab yang selalu engkau kenakan. Insya Allah hijab tersebut akan melindungimu dari gangguan yang akan mengintaimu. Jangan pernah sekalipun engkau berfikir untuk melepasnya demi menampakkan indahnya rambut, halusnya tangan dan putihnya betis mu. Jangan pernah mau!
Jagalah selalu akhlak mu. Jangan kau buat malu saudari mu yg lain dengan kelakuan yang tidak mencerminkan bahwa kau adalah muslimah. Sudah cukup aku mendengar, melihat dan membaca beberapa kisah tentang perempuan yang berjilbab namun bertingkah “nakal” . Andai mereka tahu bahwa dengan mengenakan hijab sesungguhnya akhlak mereka akan terpelihara. Paling tidak mereka malu dengan hijab yang melekat jika timbul keinginan “nakal” tersebut
Ukhti.. Miris rasanya melihat beberapa saudari kita yang mengaku dirinya akhwat namun masih saja suka berkhalwat. Berdua dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ketika ditanya mereka jawabnya hanya teman saja. Jika mereka bilang hanya teman saja kenapa bercandanya seperti itu? Kenapa pegang-pegangan tangan? Hey, kalian bukah mahram! Memang sih kesalahan bukan hanya dari saudari kita tersebut, namun juga dari si pria yang terus menerus merayu. Ini PR kita bersama untuk mengenalkan mereka dengan Islam yang sebenarnya.
Ukhti… Jangan engkau tergoda melepas pakaian takwa mu itu hanya karena alasan modernisasi. Sadarkah engakau bahwa apa yang mereka bilang modern adalah suatu kemunduran. Semakin tahun ku lihat pakaiannya semakin terbuka. Dan mereka bangga memamerkan tubuh yang seharusnya menjadi hak suaminya nanti.
Ukhti.. Sadarkah engkau bahwa Islam mengistimewakan kaum mu. Ingat Rasul pernah bilang siapa yang harus di hormati terlebih dahulu? “Ummuka Ummuka Ummuka”. Doa kalian pun lebih makbul di banding doa para lelaki karena kalian lebih penyayang. Dan surga pun di umpamakan terletak di bawah kaki ibu.
Jadi ukhti Fillah. Banggalah engkau dengan identitas muslimahmu. Jangan pernah malu. Jangan pernah sembunyikan. Jangan pernah mau melepaskan hijabmu demi hal hal yang bersifat dunia. Maaf apabila di suratku yang pendek ini aku sedikit menyingungmu. Keep istiqamah ukhti!
28/02/11 1:36 am
masya Allah…