Ramadhan sebentar lagi berakhir, Syawal sebentar lagi menjelang. Ya, Idul Fitri sebentar lagi akan di rayakan oleh semua Muslim di Dunia. Tapi sebelum kita merayakan Idul Fitri, apakah kita benar – benar telah menang melawan hawa nafsu? Apakah kita sudah benar – benar memanfaatkan Ramadhan secara optimal untuk beribadah.
Sebulan yang lalu kita memasuki Ramadhan dengan berbagai target. Umumnya orang – orang bertarget kalo pada Ramadhan mereka berubah menjadi manusia yang lebih baik. Lebih taat dalam ibadah dan mampu menahan nafsu amarah.
Tapi begitu Ramadhan berakhir semuanya seperti menguap. Kalo boleh di bilang “Habis Ramadhan, Habis sholehnya”. Bahkan sebelum Ramadhan berakhir tanda – tanda itu sudah mulai ada. Seperti semakin sedikitnya jamaah shalat di masjid saat akhir Ramadhan.
Padahal saat awal Ramadhan boleh di bilang masjid penuh sesak. Alasannya sih kecapean abis bere – beres rumah buat Lebaran, jadi ga sempet Tarawih. Entah bagaimana kondisi masjid yang saat Ramahdan ramai bila Idul Fitri berakhir.
Kebanyakan orang – orang menganggap Idul Fitri adalah hari dimana mereka merasa bebas. Hari dimana mereka bisa melampiaskan dendam untuk tidak berpuasa. Dan saat itulah mereka mulai kembali pada kebisaaan yang mereka lakukan seperti sebelum Ramadhan. Padahal sebenarnya Ramadhan adalah sebuah awal untuk mengelola hawa nafsu.
Semoga Ramadhan yang telah kita lewati di berkahi oleh Allah. Dan kita di berikan kesempatan untuk dapat menikmati Ramadhan tahun depan. Taqaballahu Minna Wa Minkum. Happy Ied Mubarak!
banyak salah dan khilaf terbuat kala berteman banyak salah dan khilaf kala bersama, tapi aku yakin masih lebih banyak maaf yang akan kau berikan.
mohon maaf lahir batin ya…..