Tulisan ini terinspirasi oleh status salah seorang teman, sahabat, abang yang juga seorang pentolan dari komunitas blogger bogor alias Blogor, Kang Achoey sang khilaf eh El Haris
. Waktu itu kang Achoey menulis status tentang satu hal yang paling jauh di dunia ini. Kemudian saya komentari dengan sesuatu yang paling dekat di dunia ini yang ternyata bersumber pada hadits nabi. Postingan ini lebih afdol kalo di baca setelah membaca postingan Antara Adzan dan Shalat

Status Kang Achoey
Orang – orang mungkin berfikiran bahwa suatu yang paling jauh di dunia ini adalah sebuah tempat. Sebuah tempat yang memerlukan waktu yang lama untuk di tempuh. Kalo kamu mikir gitu kamu salah. Hal yang paling jauh di dunia ini adalah Waktu. Kenapa? Karena waktu takkan pernah bisa di kembalikan. Kita takkan pernah bisa kembali ke waktu yang dulu. Bahkan waktu sebelum kamu membuka blog ini.
Kemudian apabila kita bicara soal hal yang paling dekat di dunia ini juga bukanlah suatu tempat. Bukan juga waktu. Tapi hal yang paling dekat dalam dunia ini adalah kematian. Kenapa? Jika malaikat Izrail sudah di perintah Allah untuk mencabut nyawa, maka tidak akan pernah bisa kematian itu di perlambat atau di percepat. Dan juga kita takkan bisa bersembunyi dari kematian, walaupun kita bersembunyi di tempat rahasia yang orang lain tidak tahu. Jadi itulah kenapa kematian di sebut sebagai hal yang paling dekat di dunia ini. Bisa saja setelah anda baca postingan ini.
Ingat Allah tidak menerima taubat orang yang nafasnya sudah di kerongkongannya. Jadi kesimpulannya manfaatkan waktu kita dengan sebaik baiknya
nasehat imam gozali tak lekang oleh waktu
yeah! saya juga dapet info kematian adalah hal yang paling deket dengan kita ini pas lagi dengerin khotbah jumatan
hmmm jadi perlu memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya nih
kematian juga adalah teman yang paling setia.dia selalui menyertai kemanapun kita berada, walau kita bersembunyi dimanapu, pergi kemanapun, jika sudah waktunya dia akan datang menjemput
bahwa hidup ini kan berujung kematian..
MAS Achoey benar, masa lalu memang tidak pernah datang kembali
sejutu, fanz. terima kasih sudah mengingatkan. kadang kematian itu suka tabu kalau dibicarakan, padahal itu adalah hal yang paling dekat dengan diri kita.
Ini juga yg disampaikan ustadz di tauziah taraweh mesjid dekat rumah…
Makasih diingatkan kembali
Kita semua disini sedang antri menunggu kematian…
Yup sobat
Moga kita senantiasa bertaubat atas kesalahan yang telah dibuat