Beberapa hari lalu saya melihat sebuat tayangan di sebuah tv swasta. Berita tentang ditemukannya hemoglobin babi di dalam filter rokok di luar negeri. Hal ini membuat saya terkejut sekaligus bersyukur. Kenapa bersyukur? Karena saya udah berhenti ngerokok sejak 6 tahun yang lalu.
Penelitian yang yang di lakukan oleh peneliti belanda tersebut mengindikasikan sekira 185 merek rokok menggunakan darah atau hemoglobin babi, sebagai campuran pada bagian filter rokok. Profesor Simon Chapman dari Universitas Sydney mengatakan, penelitian ini menyibak komposisi rokok yang selama ini memang sangat tertutup, dengan kedok rahasia perusahaan.
Prof Chapman juga berpendapat, riset ini telah mengakomodir kepentingan agama yang secara khusus melarang mengkonsumsi daging babi, seperti bagi umat Muslim dan Yahudi. Penelitian tersebut mengungkapkan, hemoglobin babi digunakan untuk membuat rokok filter lebih efektif menahan bahan kimia berbahaya, sebelum perokok menghisap dan masuk ke dalam paru-paru.
Nah bagaimana dengan rokok filter di dalam negeri? Apakah rokok di negeri ini juga menggunakan hemoglobin babi sebagai salah satu komponen dalam filter tersebut? Dan ternyata setelah saya melihat tayangan tv, ternyata filter rokok negeri ini di Import dari luar. Dan kalau pun salah satu komponen filter rokok di negeri ini adalah hemoglobin dari hewan selain babi tidak akan membuat rokok menjadi halal. Kenapa? Karena hemoglobin adalah bagian dari darah dan dalam al quran telah di jelaskan bahwa haram untuk memakan darah. Seperti yang ada dalam surat an Nahl ayat 115
115. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Jadi ga ngaruh kalo pun hemoglobin yang di jadiin filter rokok itu adalah hemoglobin sapi, kambing, ayam ato pun unta. Karena seperti yang telah di jelaskan dalam surah an nahl bahwa darah itu haram di makan. Jadi apakah teman teman masih mau ngerokok?
saya perokok kretek ga biasa rokok filter jd aman donk!! hehe…
rokok saya ASSIKHA GOLD yg dibikin dari rempah2 ( herbal)
klu ga percaya klik aja http://www.assikha.com/ atau http://www.fners.com/
saya dari dulu tidak merokok broo
no alcohol jg
hahaha ini lg berhenti meroko krn batuk….
Maafkan saya Fanz,
Saya sudah kecanduan merokok dan berbagai jenis obat/pengobatan/terapi yang saya jalani, tetapi rokok tetap numero uno.
Untuk sementara ijin saya merokok dulu *lebay…*
haaaah filter aja Indonesia masih ngimpor?
untung aq ga’ merokok
pernah sih tapi bbrp tahun lalu waktu coba2
saya merokok hanya untuk sosialisasi.. selebihnya tidak…
tapi kalo disodori cerutu… hmm.. boleh juga spertinya. haha
susah banget mas rasanya ninggalin kebiasaan merokok…saya sendiri sepertinya harus butuh extra sabar untuk berhenti merokok.sebab disaat sibuk ngerjain tugas kuliah, bikin postingan, nyantai, stress..semua hal tersebut selalu ditemanin rokok.
salam adem ayem
Saya “bercerai” dengan rokok dari tahun 2004 awalnya karena bergaul dengan komunitas yang bukan perokok. Sebetulnya dokter sendiri mengharamkan/melarang rokok. Dulu hal yang membuat saya total berhenti jadi perokok adalah saya berkeyakinan bahwa rokok itu haram.
yang jelas … apa2 yang memudharatkan diri… segeralah tuk ditinggalkan… ^^
rose hanya berharap, semoga saudara2 dan teman2 kita yang masih suka merokok, bisa lebih menyadari akan manfaat dan kerugian dari merokok itu..
waaaa, saya perokok, kena jepret di tulisan ini
sama neh mas..saya sudah 4 tahun berenti merokok. mudah2an seh dengan adanya penemuan ini banyk yang berniat berenti merokok.
Salam kenal dari Indahkasihku
Tulisan yang menarik tentang rokok dan bahayanya. teruskan menulis untuk kebaikan bersama. Salam penuh keindahan.
Harusnya ditindaklanjuti penelitian itu ya.. untuk mendukung fatwa
wah.bahaya jg yah.. moga yg merokok bisa berhenti..