blogFanz

Blogging, Techno and Culture


Puisi (Cahaya Bulan)

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Ga tau kenapa gue suka banget puisi ini. Dalem banget buat gue.. Apalagi backsound nya nyatu banget sama puisi ini. Beneran top dah. Apalagi bait bai terakhir

Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Ah beneran top dah. Gue suka puisi ini!

NB puisi ini ada di film gie dan soundtrack nya.. Puisinya bukan karangan gue koq :)

If you enjoyed this post, make sure you subscribe to my RSS feed!

16 Responses to “Puisi (Cahaya Bulan)”


  1. nyentuh bgt kehati,mungkin krn aq pernah mrasakan isi dari puisi itu x…



Leave a Reply